Penanaman Modal
Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN)
Penanaman Modal  Dalam Negeri, yang  selanjutnya disebut  sebagai  PMDN  adalah  kegiatan  menanam modal  untuk  melakukan  usaha  di  wilayah  negara Republik  Indonesia  yang  dilakukan  oleh  Penanam Modal  Dalam  Negeri  dengan  menggunakan  modal dalam negeri.
 
Kewenangan  pemberian  Izin  Prinsip  oleh  Pemerintah  Provinsi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (3) huruf  b. PERKA BKPM No 14 Tahun 2015 terdiri atas:
  • Penanaman  Modal  yang  ruang  lingkup  kegiatan  lintas Kabupaten/Kota;
  • Penanaman  Modal  yang  kewenangan  Pemerintah  Pusat dan  Pemerintah  Provinsi  yang  diberikan
    pelimpahan/pendelegasian  wewenang  dari  Pemerintah Pusat kepada Gubernur; dan
  • Penanaman Modal yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi berdasarkan Peraturan Perundang-undangan.

 

Perizinan Penanaman Modal dalam rangka Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) meliputi:

 

1. Izin Prinsip
2. Izin Prinsip Perubahan
3. Izin Prinsip Perluasan
4. Izin Prinsip Penggabungan
5. Izin Usaha
6. Izin Usaha Perubahan
7. Izin Usaha Perluasan
8. Izin Usaha Penggabungan Perusahaan  
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Perizinan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) diatur dalam Peraturan Perundang-undangan yang berlaku, sebagai berikut: