Penanaman Modal
Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN)
Penanaman Modal Dalam Negeri ( PMDN ) adalah kegiatan menanam modal untuk melakukan usaha di wilayah negara Republik Indonesia yang dilakukan oleh Penanam Modal Dalam Negeri dengan menggunakan modal dalam negeri.
 
Pelayanan Perizinan dalam rangka Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dilakukan sesuai kewenangan sebagai berikut :
  • Pemerintah ditangani oleh PTSP Pusat di BKPM untuk lokasi kegiatan lintas provinsi dan/atau kegiatan usaha bersifat strategis.
  • Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat ditangani oleh Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) Provinsi Kalimantan Barat untuk kegiatan usaha yang lokasi kegiatannya lintas Kabupaten/Kota dan/atau ditentukan lain oleh Kementrian yang membina.
  • Pemerintah Kabupaten/Kota ditangani oleh Instansi Pelayanan Perizinan di Kabupaten/Kota untuk kegiatan usaha yang lokasi kegiatannya dalam satu kabupaten/kota dan/atau ditentukan lain oleh Kementerian yang membina.

 

Perizinan Penanaman Modal dalam rangka Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) meliputi:

 

1. Izin Prinsip Penanaman Modal
2. Izin Prinsip Perubahan Penanaman Modal
3. Izin Prinsip Perluasan Penanaman Modal
4. Izin Prinsip Penggabungan Penanaman Modal
5. Izin Usaha Penanaman Modal
6. Izin Usaha Perubahan Penanaman Modal
7. Izin Usaha Perluasan Penanaman Modal
8. Izin Usaha Penggabungan Penanaman Modal
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Perizinan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) diatur dalam Peraturan Perundang-undangan yang berlaku, sebagai berikut: